نبذة مختصرة : Kehadiran sebuah perguruan tinggi di sebuah kawasan mempunyai pengaruh yang cukup berarti terhadap perkembangan sebuah kota, baik secara fisik maupun non fisik. Kawasan Siwalankerto adalah kawasan yang terdampak oleh keberadaan Universitas Kristen Petra Surabaya. Komunitas pendatang (mahasiswa dan pegawai) yang masuk menyebabkan perubahan terhadap kecenderungan penggunaan lahan dari perumahan ke perdagangan dan jasa dalam rangka memenuhi kebutuhan mahasiswa.Berdasarkan data profil kependudukan Kelurahan Siwalankerto, terjadi penurunan jumlah penduduk dari tahun 2010-2014 dan peningkatan tingkat migrasi keluar sebesar 4,7%. Hal ini mengindikasikan terjadinyaproses habitat selection yang berpengaruh pada push and pull factor yang menyebabkan masuk dan keluarnya komunitas pada kawasan, salah satunya pada Perumahan Siwalankerto Permai. Pergeseran komunitas dari penghuni tetap menjadi komunitas penghuni musiman bertentangan dengan prinsipkomunitas berkelanjutan dalam SDGs. Maka, diperlukan pemahaman terkait push and pull factor apakah yang menyebabkan terjadinya perpindahan komunitas. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pushand pull factor dalam proses habitat selection akibat keberadaan perguruan tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik analisis character appraisal dalam menilai dan mengelompokkan lingkungan perumahan serta metode wawancara dan pengamatan untukmenngidentifkasikan faktornya. Hasil dari penelitian ini adalah teridentifikasinya Push and pull factor pada kawasan studi. Push factor yang diidentifikasi adalah faktor lokasi dan ekonomi, sedangkan pull factoryang diidentifikasi adalah faktor lokasi, ekonomi, sarana dan prasarana, dan sosial.Kata Kunci : habitat selection, komunitas, kawasan perumahan, push factor, pull factor
No Comments.